Puisi Sahabat

Indahnya Persahabatan

Tiada mutiara sebening cinta..
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan
MATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..
Tetapi
Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..

Persahabatan Yang Kokoh

persahabatan yang akan terus utuh dan kokoh
itu apabila kita memulainya
dengan saling kepercayaan dan keterbukaan..
dengan adanya keduanya insyaAllah tak ada perselisihan.
kebersaamaan itu indah,
jangan buat suatu kesalahan
yang akan membuat ikatan persahabatan putus.
Jangan segan atau malu atau menundanunda
ketika kau ingin memeluknya,
sayangilah ia selagi ia masih bersamamu.

Puisi Persahabatan
Persahabatan – Kahlil Gibran

Dan jika berkata,
berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..
Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.
Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya,
kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri,
pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.

Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya;
karena tanpa ungkapan kata,
dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita;
Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya,
mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya,
bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,
nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan.
Karena kasih yang masih menyisakan pamrih,
di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan:
hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu,
biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya,
untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

Perpisahan Denganmu Sahabat Sejati

Di saat kita bersama
Diwaktu kita tertawa
Menangis, merenung
Dan ceria
Itu sangat indah

Tapi kebersamaan itu
Kini hilang, pupus, dan musnah
Begitu saja
Mengapa harus begitu?
Padahal bagiku,
Kebersamaan itu belum sempurna
Sudahlah….

Ingin sekali aku tersenyum
Dan mengucap selamat tinggal
Bukannya aku tak rela
Namun…
Aku tak mampu
Sungguh berat rasanya

Sejumput kenangan ini
Tak akan hilang begitu saja
Meski kau takkan pernah datang
Membawa seutas senyuman
Tapi aku percaya
Itu akan datang
Walau entah kapan

Senyum kita akan terulang lagi
Kebersamaan kita kan hidup kembali
Dibawah kilau pelangi
Dan terik sang surya

Sampai jumpa kawan
Sampai jumpa sahabat

Silakan Tinggalkan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s